Mungkin banyak yang belum tahu bahwa Nabi Muhammad SAW ternyata juga memiliki sense of humor. Nabi Muhammad SAW sebagai manusia, kadang-kadang juga berkelakar dengan sahabat-sahabatnya. Bedanya dengan yang lain, Rasulullah tidak pernah bicara tidak benar. Perhatikanlah kelakar pemimpin agung, Nabi Allah yang manusia itu :
Ada seseorang dari kabilah Asyja' bernama Zahir bin Haram yang sering sowan kepada Nabi Muhammad SAW dan selalu membawa hadiah dari dusun untuk pemimpinnya yang dicintainya itu. Nabi SAW sendiri tentang Zahir ini, pernah mengatakan "Zahir adalah orang dusun kita, dan kita adalah orang-orang kotanya." Suatu hari Zahir sedang berada di salah satu pasar Madinah, ketika diam-diam Rasulullah SAW mendatanginya dari belakang dan memeluknya kuat-kuat seraya bersabda, "Siapa mau membeli budak saya ini?" Zahir kaget dan menoleh, ternyata Rasulullah SAW. Buru-buru Zahir pun mencium tangan beliau dan berkata, "Lihatlah, ya Rasulullah, saya tidak laku dijual." "Tidak Zahir," sahut Nabi, "di sisi Allah hargamu sangat tinggi."
Disadur dari buku "Dari Canda Nabi dan Sufi Sampai Kelucuan Kita" (A. Mustofa Bisri / Gus Mus) halaman 1.
Antusias saya baca tauladan sekaligus humor ringan Beliau..
BalasHapusHumor tapi tapi berkesan dan menjadi tauladan
BalasHapus